fbpx

Trailing Stop Adalah Rahasia Dibalik Profit Yang Luar Biasa

bagikan posting ini:

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Trailing stop adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk stop order secara otomatis dan mengunci profit anda. Dalam kata lain, jika grafik perdagangan berbalik arah, Anda akan terhindar dari kerugian. Seorang trader pasti sudah tidak asing dengan fitur Trailing stop ini. Apa itu trailing stop?

Kata “trailing” diartikan sebagai perbandingan atau penilaian resiko untuk menggambarkan waktu yang merujuk pada serangkaian data tertentu. Dalam dunia trading forex, trailing di ibaratkan sebagai penjaga level profit ketika harga bergerak. Hal tersebut bisa anda dapatkan dari fitur trailing stop. Fitur ini merupakan salah satu teknik stop order yang menggabungkan manajemen resiko dan perdagangan ketika berinvestasi. Istilah ini juga diperkenalkan sebagai perlindungan profit karena fungsinya yang mengunci keuntungan dan mencegah terjadinya kerugian. Anda dapat mengaturnya agar berfungsi secara otomatis.

Tentunya harapan para Trader adalah open position yang ditetapkan sebelum menyentuh level take profit. Namun, tak jarang harapan tersebut berbalik menjadi kekecewaan karena saat trading menuju take profit tiba-tiba berbalik arah dan menyentuh stop loss. Fitur trailing stop ini berguna untuk menyelamatkan anda dari situasi tersebut. Dalam forex trading, trailing stop merupakan salah satu fasilitas yang berasal dari fitur stop loss. Meskipun begitu, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Lalu apa perbedaannya?

Perbedaan antara Trailing Stop Dan Stop Loss

stop loss

Stop loss merupakan nilai batas terendah yang anda tetapkan untuk membatasi kerugian ketika posisi terbuka. Begitu harga jatuh mencapai level yang merugikan, maka posisi trading anda akan tertutup pada harga pasar saat itu untuk mencegah kerugian lebih lanjut. Dengan kata lain, stop loss memiliki nilai yang tetap, disesuaikan secara manual sebelum order dimulai.

Trailing stop biasanya dapat digunakan dengan cara yang sama seperti perintah pada stop loss biasa. Tetapi trailing stop tidak menetap dan mengikuti trending grafik pasar. Misalnya, untuk setiap pergerakan 5 pips, maka nilai trailing stop juga akan bergerak dan mengikuti. Trailing stop hanya bergerak pada satu arah. Jadi, jika posisi harga pasar naik 10 pips, stop loss juga akan naik mengikutinya. Tetapi jika harga mulai turun, trailing tetap berada pada nilai terakhir untuk menutup order.

Trailing stop memberikan keuntungan yang lebih jelas ketimbang stop loss karena memiliki sifat yang fleksibel. Ini adalah alternatif yang sangat menarik karena memungkinkan modal investasi dan profit anda terjamin ketika harga pasar mulai turun. Sedangkan stop loss memiliki nilai batas yang disesuaikan secara manual dan tidak mengikuti level pergerakan trading. Berikut adalah ilustrasi yang dapat menjelaskan apa itu trailing stop.

Anda membeli saham (Buy) dengan harga $ 62,00 dan ingin membatasi kerugian yang terjadi dari fluktuasi trading forex. Setelah itu, anda menetapkan trailing stop 20 sen di bawah harga pasar saat ini sehingga nilai yang terkunci adalah 61.80. Segera setelah anda membuka posisi, nilai saham naik menjadi 62.20, kemudian nilai stop loss secara otomatis akan mengikuti menjadi 60.00.

Kemudian nilai saham tersebut naik lagi dan mencapai angka 62.40 dan nilai trailing loss juga mengikuti menjadi 62.20. Namun, sayangnya setelah itu grafik perdagangan turun ke level yang lebih rendah dan menunjukkan bahwa saham bernilai 62.20. Secara otomatis order akan ditutup oleh trailing stop dan anda mendapat profit 20 sen. Bisa disimpulkan, apabila terjadi kenaikan harga, maka profit anda akan terjamin karena fitur ini. Contoh tersebut juga berlaku pada penjualan saham (Sell). Nilai batas pada trailing stop akan terus bergerak mengikuti harga saham untuk melindungi anda dari kerugian dan berhenti ketika saham menyentuh stop loss.

Apakah Fitur Trailing Stop Sebaiknya Selalu Digunakan?

Tidak. Memang benar trailing stop adalah alat yang mampu menyelamatkan anda dari kerugian. Namun penggunaannya juga tergantung pada pengalaman, tujuan investasi anda dan pergerakan pasar. Fitur ini akan sangat membantu ketika anda melihat adanya indikasi harga bergerak kencang secara trending. Terutama saat adanya berita-berita atau data ekonomi yang akan berdampak besar pada trading forex. Lebih tepatnya di saat anda yakin akan adanya pergerakan harga dengan volatilitas yang tinggi.

Selain itu, saat terbaik untuk menggunakannya adalah ketika pergerakan harga tidak sesuai dengan harapan anda atau ada kecenderungan yang terus menurun ke level yang lebih rendah. Trailing stop akan stop order untuk menghindari kerugian yang berlebih. Fitur ini sangat berguna untuk mengamankan take profit tanpa perlu khawatir dengan harga yang tiba-tiba berbalik arah. Pada dasarnya trailing stop berguna untuk mengunci keuntungan yang telah anda peroleh.

Apa Kelebihan Dan Kekurangan Trailing Stop?

Kelebihan

  • Karena otomatis, fitur ini akan membuat Anda menjadi lebih tenang ketika tidak sedang memperhatikan platform trading.
  • Fitur ini tidak membatasi jumlah profit yang Anda dapatkan. Jika arah harga terus bergerak naik maka Anda akan selalu mendapatkan keuntungan.
  • Trailing stop merupakan fitur yang fleksibel. Anda dapat mengatur nilai stop loss order untuk manajemen resiko investasi forex dan kemudian mengubahnya sesuai dengan kemauan anda.
  • Anda tidak dikenakan biaya tambahan untuk menggunakannya.
  • Fluktuasi pada grafik trading biasanya menguras emosi seorang trader. Oleh karena itu, fitur ini akan membuat Anda tetap fokus untuk mencapai tujuan investasi yang telah ditetapkan.

Kekurangan

  • Tidak ada jaminan Anda akan memperoleh profit yang terus bertambah. Jika harga saham berbalik arah secara drastis dan tiba-tiba, Anda memiliki kemungkinan kehilangan profit yang telah dicapai karena nilai stop loss yang bergerak mengikuti harga pasar. Ini biasanya terjadi pada saham tidak likuid atau perubahan pada nilai harga trading yang bergerak cepat (volitilitas tinggi).
  • Beberapa broker tidak mengizinkan stop loss order untuk saham tertentu termasuk Exchange Traded Fund (ETF).
  • Trailing stop loss sulit diterapkan pada saham yang sangat fluktuatif/naik turun.
  • Anda akan cenderung kehilangan kemampuan untuk membuat keputusan yang bijaksana dan analitis pada saat trading.

Apa Saja Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memasang Trailing Stop?

orang yang memantau harga pasar saham
Selalu Pantau Pergerakan Harga

Memasang trailing stop adalah tidak berarti Anda bisa bersantai dan melupakan perdagangan yang Anda lakukan. Memantau investasi adalah hal yang sangat penting. Selalu naikkan nilai trailing ketika harga terus naik. Pemantauan yang teliti merupakan kunci seorang trader sukses.

Ubah Nilai Stop Loss ketika Pergerakan Harga Saham Berubah Secara Signifikan

Sebagai contoh, apabila anda membeli saham di angka $90, tetapkan nilai stop loss pada $ 81. Ketika saham bergerak keatas menjadi $100, stop loss yang awalnya $ 81 secara otomatis menjadi $90. Kemudian, jika nilai saham bergerak ke $110, nilai stop loss akan berubah lagi menjadi $99, dan seterusnya.

Jangan Pasang Nilai Yang Terlalu Dekat Dengan Harga Pasar

Ini akan membuat anda keluar dari posisi perdagangan terlalu cepat. Tujuan dari fitur ini adalah untuk take profit, dengan kata lain mendapatkan keuntungan maksimal saat grafik bergerak sesuai prediksi.

Anda Juga Dapat Menggabungkan Trailing Stop Dengan Stop Loss Biasa

Sebagai catatan, anda dapat memasang nilai trailing stop lebih rendah daripada nilai stop loss biasa. Contohnya, terapkan nilai stop loss sebesar 2% sementara trailing stop di 2.5%.

Memang, memanfaatkan fitur trailing stop akan mengurangi terkurasnya emosi ketika Anda mencoba meraih take profit. Perlu Anda ingat, meski fitur tersebut mudah untuk digunakan, akan tetapi Anda harus menetapkannya saat tenang, fokus dan mengambil keputusan yang berdasar pada informasi yang ada pada grafik.

Manfaatkan dengan bijak. Walaupun trailing stop adalah fitur yang dapat digunakan dalam jangka panjang, namun penggunaan secara terus menerus dapat menimbulkan sindrom TTSD (The Trailing Stop Dilemma) saat Anda tradingSetelah Anda mengerti apa itu trailing stop, akankah Anda menggunakannya?

Sumber Daya Tambahan

More To Explore

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *