Apa Itu Leverage? Leverage Adalah Strategi Bisnis

leverage adalah

bagikan posting ini:

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Sebagai seorang trader, tentunya Anda harus mengetahui berbagai istilah dalam dunia trading. Salah satu istilah yang sering kali Anda dengar pastinya adalah pengertian leverage atau daya ungkit. Apa itu Leverage? Leverage adalah perbandingan besarnya modal trader dengan besarnya dana pinjaman dari broker. Adanya konsep leverage (baik trading forex, futures, maupun cryptocurrency) memang menguntungkan dalam dunia trading. Tetapi, bagi para trader yang ceroboh dalam menggunakannya, arti leverage diatas bagaikan pisau bermata dua. Khususnya jika Anda menggunakan leverage dengan perbandingan besar, misalnya 1:500 atau lebih.

Leverage dalam Perdagangan

Keuntungan trading cryptocurrency, futures (cfd dan komoditi), dan forex adalah adanya kemudahan dalam penentuan pemakaian margin. Fitur ini tentu saja menjadi fitur favorit bagi para trader kecil (disebut juga dengan trader retail). Para broker retail baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri menawarkan trading kepada trader dengan nilai margin yang berbeda-beda. Aktivitas trading menggunakan margin membuat trader dapat melakukan deposit ke dalam akun trading dengan jumlah kecil serta mempu mengatur jumlah dana yang ada. Nanti akan saya jelaskan leverage artinya dalam contoh yang mudah dipahami.

Sederhananya, proses trading dengan menggunakan margin merupakan aktivitas trading dimana sang trader meminjam sejumlah modal dari pialang atau perusahaan broker. Untuk mempermudah, berikut ini adalah ilustrasi dalam margin trading dan apa itu leverage forex, futures, dll:

Studi Kasus

emas batanganKonsep leverage forex adalah sebagai berikut. Misalkan si Andi ingin berjualan emas batangan 100 gram, tentu saja dengan tujuan mendapatkan laba. Tahap awal Andi akan membeli emas batangan dan selanjutnya Andi berencana menjualnya saat harga emas mengalami kenaikan. Tetapi, Andi justru mengalami kesulitan. Emas batangan yang akan dibelinya harganya USD 10,000, di lain sisi Andi hanya punya modal sebesar USD 1,000, jadi intinya ia butuh penambahan modal. Andi percaya kalau dia bisa membeli emas batangan seharga USD 10,000, maka Andi akan bisa menjual emasnya seharga USD 12,000 sehingga keuntungan yang diberoleh sebesar USD 2,000.

Tetapi, masalah yang muncul adalah kenyataan bahwa Andi tidak memperoleh pinjaman dari siapapun. Masalah yang dialami Andi sering kali juga terjadi pada orang lain. Namun, solusi berupa adanya margin dalam dunia trading membuat Andi bisa melakukan jual beli emas batangan sesuai dengan modal terbatas yang ia miliki. Andi juga dapat memperoleh keuntungan (dividen) sebesar $2,000. Trading yang berbasis margin memungkin leverage dalam forex dan futures bisa terjadi.

Potensi Keuntungan

Adanya sistem margin membuat Anda tidak perlu mengalokasikan dana sesuai dengan seluruh harga barang yang ingin ditansaksikan. Anda hanya cukup membayar deposit sejumlah tertentu. Ketika Anda mentransaksikannya (jual maupun beli), Anda bisa memperoleh keuntungan, atau bahkan sebaliknya, kerugianlah yang Anda dapatkan. Seperti halnya contoh di atas, Andi bisa saja memperoleh keuntungan $2000 dengan hanya melakukan deposit sebesar $1000 dengan berbasiskan margin trading. Dana sebesar $9000 akan Andi kembalikan ke broker/pialang yang menjualkan emas batangan itu dengan deposit Andi sebesar USD 1,000 tadi. Jadi, singkatnya adalah dana $10,000 untuk membeli emas diperoleh dari dana $1000 dari kantong Andi dan $9000 dari broker/pialang. Sederhananya, seperti itulah pemahaman apa itu leverage dalam forex.

Tetapi, broker sang penjaja emas batangan tersebut memiliki sejumlah aturan dan syarat tertentu. Syarat tersebut adalah Andi tak bisa memiliki emas batangan tersebut (inilah konsep utama dari definisi leverage). Perusahaan broker/pialang tersebut menyangga mobil tersebut untuk Andi. Bila Andi sudah menemukan pembelinya, maka broker/pialang akan memasarkan batangan emas tersebut ke sang pembeli dengan ekuivalen sebesar USD 12,000, lalu kemudian menyerahkan USD 2,000 kepada Andi sebagai keuntungan yang diperolehnya, lalu mengambil kembali dana USD 9,000 yang “dipinjamkan” broker/pialang kepada Andi.

Plus dan minus sistem leverage adalah Anda bisa saja akan memperoleh seluruh profit namun Anda juga mungkin saja akan menanggung semua kerugian yang ada. Berikut ini adalah contoh lain dari apa itu leverage.

Potensi Kerugian

Sebaliknya, jika Andi melakukan deposit sebesar USD 1,000 ke pialang atau perusahaan broker, namun ternyata tidak berhasil menjual emas batangan di harga USD 12,000. Andi hanya berhasil menjualnya di harga USD 9,000. Maka, kerugian yang dialami Andi adalah sebesar USD 1,000. Perusahaan pialang/broker pun akan mengambil USD 9,000. Maka, dalam hal ini uang Andi sudah habis seluruhnya.

Tetapi, apa yang terjadi jika Andi hanya berhasil menjual emas batangannya di harga USD 8,000? Pada kondisi margin trading ini, terdapat kesepakatan bahwa perusahaan pialang atau broker tidak boleh rugi. Andi akan tetap harus memasarkan emas batangan tersebut di harga USD 9,000. Kondisi ini dalam dunia trading disebut dengan istilah “Margin Call”.

Realistis dalam Penggunaan Leverage

Penggunaan leverage yang semakin tinggi akan membuat Anda hanya membayarkan garansi minimum (dalam trading disebut margin minimum) yang semakin kecil. Secara psikologis, keadaan ini akan memprovokasi kondisi Anda dalam bertrading. Sejatinya, maksud leverage dalam forex adalah untuk memudahkan trader, dan bukan sebaliknya. Arti kata leverage yang sudah dijelaskan di atas tentu sudah menjelaskan filosofi sebenarnya dari konsep leverage ini.

Ciri-ciri seorang trader sukses adalah mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan pengaruh psikologis/emosi dalam aktivitas trading. Salah satu daya Tarik trading forex atau futures adalah adanya garansi margin yang kecil. Banyak sekali perusahaan pialang/broker yang menawarkan leverage 1:500, 1:1000, bahkan ada yang menawarkan leverage hingga 1:3000. Adanya leverage ini membuat trader dapat membuka posisi hingga puluhan atau ratusan posisi hanya dengan modal yang relative jauh lebih kecil.

Leverage dalam Forex

dua puluh ribu rupiahPengertian leverage dalam forex bisa juga dijelaskan sebagai berikut. Andaikan saja Anda melakukan trading dan melakukan deposit sebesar USD 100 pada broker yang memberikan fasilitas leverage hingga 1:100. Maka, Anda akan bisa melakukan transaksi sebesar 100 kali dari dana Anda yang sebesar USD 100, yakni USD 10,000. Kondisi ini menguntungkan Anda, sebab keuntungan yang Anda peroleh berasal dari pip value dari nilai kontrak, yakni USD 10,000 (bukan USD 100).

Jika Anda melakukan trading pada pair GBP/USD maupun EUR/USD dengan nilai kontrak sebesar $10,000 (dengan pip value sebesar USD 1), maka pergerakan harga sebesar 10 pip yang cocok dengan analisis Anda sebelumnya akan memperoleh keuntungan sebesar 10 kali dari $1, yakni sebesar $10 (setara dengan 10 persen dari dana yang sudah Anda depositokan).

Besaran margin/garansi minimum tergantung pada besarnya levereage yang disediakan oleh perusahaan pialang/broker. Semakin kecil leverage, maka semakin besar margin minimal yang akan dibayarakan oleh trader sebagai garansi setiap transaksi. Begitu pula sebaliknya, semakin besar leverage yang disediakan, maka semakin kecil pula margin minimal yang akan dibayarkan trader dalam setiap proses transaksi.

Leverage dan Margin Minimum

Berikut ini adalah tabel besarnya leverage dan margin minimum:

LeverageMargin Minimal
1:1001% dari nilai kontrak
1:2000.5% dari nilai kontrak
1:3000.25% dari nilai kontrak
1:4000.2% dari nilai kontrak

 

Contoh leverage adalah sebagai berikut. Misalkan Anda melakukan trading dengan leverage 1:300 pada nilai kontrak $10,000. Maka margin minimal yang harus Anda bayar adalah sebesar 0.25% dari nilai kontrak, yakni hanya sebesar $25. Jumlah leverage yang dipakai akan sangat berpengaruh pada kondisi psikologis trader. Trader akan semakin mudah dan berani memperbanyak open posisi trading jika leverage yang digunakan semakin besar. Sebab, nilai dari margin minimal yang trader bayarkan akan semakin lebih kecil.

Kesimpulan

Aktivitas trading (baik forex, cryptocurrency, maupun futures) dengan pemilihan yang tinggi pada leverage adalah ibarat berkendara dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kondisi ini tentu saja menimbulkan resiko yang juga sangat besar. Perlu diingat para trader, bahwa meminjam uang ke broker/perusahaan pialang juga memiliki resiko kerugian, alih-alih menambah keuntungan. Demikian artikel ini menjelaskan apa itu leverage. Semoga para trader, khususnya para trader pemula, mampu menentukan keputusan pemilihan leverage dengan bijak sebelum aktivitas trading dilakukan.

Sumber Daya Tambahan

More To Explore

Pemandu

Apa Itu EPS? Earning Per Share Adalah Manfaat

Keuntungan perusahaan bisa membuat harga saham untuk meningkat, dan saat itu terjadi, investor juga mendapat untung. Jika sebuah perusahaan memiliki Earning Per Share yang tinggi,