fbpx

Benarkah Jika Investor Adalah Jalan Pintas Membangun Bisnis?

investor adalah

bagikan posting ini:

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Investor adalah perseorangan atau badan usaha yang melakukan pendanaan, dapat berupa investasi dalam negeri dan asing menurut Undang-undang nomor 25 tahun 2007. Di Indonesia, investor sering disebut dengan pemegang saham. Namun sebenarnya, pemegang saham cukup berbeda dengan investor. Seorang investor bisa jadi seorang atau suatu badan usaha yang berperan sebagai pemilik saham, namun tidak sebaliknya.

Lalu, Apa Itu Investor Sesungguhnya?

seorang perwakilan perusahaan berjabat tangan dengan seorang pengusaha

Investor berasal dari kata “invest” yang memiliki makna menggunakan uang untuk menghasilkan laba. Kata ini pertama kali digunakan pada tahun 1610-an sehubungan masuknya perdagangan Hindia Timur. Makna istilah investor menurut kamus besar bahasa Indonesia ialah penanam uang atau dana dalam suatu bisnis atau usaha untuk tujuan memperoleh keuntungan. Sedangkan para ahli menjelaskan definisi investor yaitu orang atau lembaga yang melakukan pendanaan baik dalam jangka pendek atau panjang dengan harapan menerima imbal balik. Dalam dunia keuangan, investor sering disebut sebagai penyedia dana, yaitu pihak yang menempatkan dananya untuk kegiatan investasi di sektor usaha. Namun, dana yang diberikan oleh investor bukan sebuah pinjaman.

Dari pengertian investor, dapat ditarik sebuah garis besar. Hal yang berkaitan erat dengan investor yakni investasi dan keuntungan. Tujuan utama investor ialah mendapatkan pengembalian atau keuntungan dari dana yang ditanamkan, bukan memberikan pinjaman. Bisa dibilang, arti investor yaitu siapa saja yang memasukkan dana atau produk apa pun yang memiliki nilai ke dalam sebuah bisnis yang menyebabkan pengembalian finansial. Tanpa adanya opsi pengembalian tersebut tentunya seorang investor tidak akan melakukan pendanaan.

Kepada Siapa Investor Berinvestasi?

Dewasa ini, istilah investor tak jauh dengan sebuah startup. Startup merupakan usaha atau bisnis yang baru dibangun atau bisa dibilang masih dalam tahap merintis. Pendanaan pada startup tak hanya diperoleh dari pinjaman bank. Banyak investor yang tertarik untuk mendanai usaha tipe ini karena tidak membutuhkan dana yang terlalu banyak.

Di Indonesia sendiri tingkat pertumbuhan startup mencapai yang tertinggi di Asia tenggara pada tahun 2016. Perkembangan ini tentunya tak lepas dari bantuan angel investor. Hal tersebut karena mereka percaya akan adanya potensi pengembalian keuntungan yang bagus. Contoh investor jenis ini yaitu Angel Investment Network Indonesia (ANGIN). Angel investor biasanya hanya mendanai startup di awal perkembangan. Kemudian setelah berkembang, pendanaan untuk keberlanjutan usaha akan didapatkan dari perusahaan modal ventura. Meski keduanya tersebut bekerja secara berdampingan, tetapi keduanya merupakan penyedia jasa yang berbeda.

Apa Itu Angel Investor?

Angel investor, juga dikenal sebagai investor swasta, penanam benih, atau malaikat pendanaan, merupakan orang dengan kekayaan tinggi yang memberikan dukungan keuangan bagi usaha atau bisnis kecil dengan imbalan kepemilikan saham atau bagi hasil. Jenis investasi ini membantu startup mengambil langkah pertama untuk mewujudkan suatu proyek. Tidak hanya mementingkan besaran pengembalian dari investasi yang mereka tanamkan. Karena inilah mereka mendapat julukan angel investor.

Sering kali, investor jenis ini merupakan keluarga atau kerabat pemilik usaha. Dana yang disediakan oleh mereka biasanya hanya merupakan investasi satu kali untuk membuat proyek awal berjalan atau bisa juga diberikan saat sebuah bisnis melalui tahapan yang sulit. Angel investor telah tumbuh dengan pesat di dekade terakhir. Ini disebabkan imbal balik yang besar sehingga membuatnya menjadi sumber utama pendanaan dalam sebuah startup.

Angel investor lebih diminati bagi para pemilik usaha ketimbang pinjaman dana dari bank. Mereka dinilai dapat memberi persyaratan dan perjanjian yang lebih mudah, menguntungkan, serta dapat dirundingkan antara kedua pihak. Perlu Anda ingat, tidak semua startup layak untuk Anda danai. Tak jarang, para investor yang tidak teliti tidak mendapatkan pengembalian atau bahkan merugi.

Bagaimana Menentukan Startup Yang Tepat?

 24/5000 mempelajari bagan bisnis

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin menyuntikkan dana pada sebuah startup, di antaranya yaitu:

  • Memiliki keunikan ide bisnis

Agar dapat bersaing, sebuah startup harus memiliki keunikan, bukan hanya mengikuti ide bisnis yang telah ada sebelumnya. Keunikan ini harus berjalan berdampingan dengan penerimaan, penyerapan produk dan harga pasar.

  • Profil pendiri startup

Mengetahui rekam jejak pendiri startup juga tak kalah penting. Cari tahu lebih dalam mengenai riwayat pendidikan dan pengalaman mereka dalam dunia startup karena Anda mempercayakan dana yang tidak sedikit.

  • Strategi untuk menghasilkan keuntungan bisnis

Tak sedikit startup yang hanya berfokus pada berjalannya proyek namun tidak mampu untuk mempertahankannya. Imbal balik yang didapat investor bergantung dengan lamanya sebuah proyek dapat bertahan dan berkembang. Strategi yang tepat dalam menjalankan dan mempertahankan bisnis dapat menjadi patokan mudah untuk memperoleh pengembalian.

  • Transparansi

Selain sebagai penyandang dana, Anda juga berhak atas kepemilikan dalam sebuah startup. Setelah menanamkan Dana, pastinya Anda ingin mengetahui perkembangan sebuah startup. Mulai dari memantau jalannya proyek, valuasi startup, hingga perencanaan keuangan. Transparansi sangat dibutuhkan untuk membangun kepercayaan antara kedua pihak.

Fase di mana angel investor mulai mendukung startup dengan dana segar telah mengalami berbagai perubahan dinamika dalam beberapa tahun terakhir. Terlebih, telah banyak startup Asia yang berhasil menyandang predikat Unicorn. Setelah sebuah startup menjadi besar, mereka akan membutuhkan dana yang lebih tinggi pula untuk mengembangkan sayap. Di saat inilah perusahaan modal ventura masuk untuk membantu pengembangan.

Apa Itu Perusahaan Modal Ventura?

Perusahaan modal ventura merupakan badan yang mengelola penanaman dana oleh para investor guna berinvestasi pada startup dengan risiko tinggi. Dana dalam perusahaan ini, dapat berasal dari investor perorangan (kapitalis ventura), institusi, perbankan, badan asuransi, dan lembaga keuangan internasional. Cara pembiayaannya pun beragam. Bisa dengan penyertaan saham secara langsung dengan jangka waktu tertentu atau pembelian obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham dalam jangka waktu tertentu. Jika Anda ingin berinvestasi melalui perusahaan ini, Anda akan disebut dengan kapitalis ventura.

Risiko investasi jenis ini terbilang tinggi namun memberikan imbal hasil yang besar. Oleh karena itu, perusahaan ini lebih cenderung hanya membiayai startup yang menjanjikan imbal balik besar dan cepat, contohnya seperti bidang pengembangan teknologi. Setiap bulan, startup akan memberikan bagi hasil. Pola bagi hasil ini dapat berdasarkan keseluruhan pendapatan yang diperoleh, keuntungan bersih, atau berdasar perjanjian tertentu.

Selain itu, biasanya mereka memiliki strategi khusus untuk mencegah terjadinya risiko dalam berinvestasi. Strategi tersebut dapat berupa menetapkan manajemen perusahaan pendanaan dalam jajaran direksi startup. Para investor juga disarankan untuk mengasuransikan lini bisnis yang mereka dapatkan. Sehingga jika startup yang telah didanai gagal, mereka masih memperoleh untung dari aset bisnis yang dijaminkan melalui asuransi.

Apakah Perusahaan Pendanaan Dapat Memperoleh Keuntungan Lebih?

menghasilkan uang

Pada dasarnya, kepemilikan saham oleh perusahaan pendanaan ini adalah untuk dijual kembali dalam rangka mendapatkan keuntungan lebih yaitu dengan cara:

  • Pertama adalah dengan masuk pasar modal. Untuk menggunakan cara ini, perusahaan pendanaan harus mengetahui kondisi harga dan posisi nilai startup untuk mendapatkan harga terbaik.
  • Kedua, menjual kembali pada startup tersebut. Cara ini dilakukan sebagai jalan alternatif bila terdapat penyesuaian harga antara kedua belah pihak.
  • Ketiga, menjual pada startup atau investor lain. Biasanya, harga jual akan lebih tinggi apabila menemukan startup lain yang bukan pesaing.

Apa Perbedaan Angel Investor Dan Kapitalis Ventura?

Ventura kapitalis hanya berfokus pada startup yang sedang tumbuh dan berisiko tinggi. Sedangkan angel investor membuka peluang bagi seluruh bisnis. Jumlah dana yang ditawarkan juga jauh berbeda. Kapitalis ventura mampu menawarkan dana yang sangat besar hingga jutaan dolar, tetapi batasan dana pada angel investor adalah 100.000 dolar. Ventura kapitalis menargetkan sejumlah imbal balik dalam jangka waktu tertentu tetapi angel investor tidak.

Pilih Mana? Angel Investor Atau Kapitalis Ventura?

Sebenarnya, kedua pilihan tersebut bergantung pada besar risiko dan waktu pengembalian dana yang dapat Anda tanggung. Kapitalis ventura cenderung hanya berinvestasi pada startup dengan risiko tinggi contohnya bidang teknologi. Ingat, pengembalian yang besar akan selalu diikuti oleh risiko yang tinggi dan jangka pengembalian yang pendek.

Sedangkan, jika Anda tidak ingin mengambil risiko yang besar, maka angel investor adalah jawabannya. Menjadi angel investor dinilai cukup mudah karena Anda yang memilih sendiri jenis bisnis dan jumlah uang untuk berinvestasi. Namun, jangka waktu untuk memperoleh keuntungan akan lebih lama karena Anda mendanai usaha yang baru merintis. Anda juga perlu untuk mengawasi bisnis tersebut agar mampu menjamin adanya imbal balik.

Sumber Daya Tambahan

More To Explore

iq option penipu
Uncategorized

IQ Option Review – Benarkah IQ Option Penipu?

IQ Option adalah platform trading online yang menyediakan berbagai macam aset termasuk CFD (Contract for Difference), Valas, Cryptocurrency, saham, dan berbagai pasangan mata uang. Lalu,