fbpx

Fibonacci Adalah Indikator Penting Untuk Menganalisa Sentimen Pasar

bagikan posting ini:

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Pergerakan harga mata uang sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar. Salah satu alat efektif untuk memprediksi tingkat support dan resistansi dari sebuah tren berjalan adalah dengan menggunakan indikator forex: Fibonacci.

Setiap trader ingin mengetahui posisi terbaik untuk transaksi. Umumnya saat kamu memperhatikan pasangan mata uang yang sedang dalam tren naik atau turun, kamu bisa ikut meraup keuntungan jangka pendek jika kita bisa membaca arah sentimen pasar pada saat itu. Ada beberapa indikator yang bisa kamu gunakan agar kamu bisa menentukan waktu beli atau jual yang tepat.

Indikator yang diyakini paling sukses merupakan Fibonacci. Apa itu Fibonacci?

Fibonacci adalah deret bilangan rasio emas yang digunakan dalam trading forex untuk menentukan tingkat support dan resistansi dari sebuah tren pergerakan harga. Indikator Fibonacci lebih bersifat analisa teknikal karena hanya mampu memprediksi pengaruh sentimen pasar dari perbandingan tingkat penawaran dan permintaan suatu mata uang.

Karena itu, untuk menerapkan indikator ini, kamu tetap harus melakukan analisa fundamental. Dimana berfungsi untuk menentukan tren yang sedang berlangsung tersebut mampu bertahan dalam waktu yang cukup sampai kamu memutuskan untuk melakukan aksi jual demi memperoleh keuntungan.

Metode Fibonacci ini sangat mudah diterapkan dan juga tidak sulit untuk dipelajari. Setelah mempelajari teknik Fibonacci ini, kamu bisa menjadikannya batu loncatan untuk analisa-analisa lain yang lebih kompleks.

Mari kita mulai membahas lebih dalam tentang deret Fibonacci dan bagaimana penerapannya dalam trading forex dalam tren pasar bullish atau bearish.

Deret Fibonacci

Deret Fibonacci

Singkatnya, deret Fibonacci atau rasio Fibonacci adalah deret matematika yang unik dimana berdasarkan golden ratio-nya sering kali muncul dalam pasar finansial. Deret ini pertama kali ditemukan oleh Leonardo de Pisa pada abad ke 13 dan disebut-sebut sebagai cendekiawan Matematika paling berbakat di masa itu.

Hasil dari penemuan ini berupa deret Fibonacci rumus Matematika yang memiliki hubungan satu sama lain. Deret barisan tersebut adalah 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, dan seterusnya. Jika kita telaah lebih lanjut, angka berikutnya adalah penjumlahan dari dua angka sebelumnya. Deret ini bisa terus berlanjut dan coba kamu tebak berapa nilai selanjutnya setelah 144? Ya, 144 ditambah 89 adalah 233.

Istilah golden ratio pun muncul saat satu angka dalam bilangan Fibonacci dibagi dengan bilangan sesudahnya. Contohnya, 89 dibagi dengan 144, maka hasilnya adalah 0,618. Pola bilangan Fibonacci menghasilkan rasio 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8% dan 100%.

Dalam rasio Fibonacci, diketahui 61,8% atau tingkatan 0,618 adalah bilangan yang paling penting. Ada juga 1,618 dan 2,618. Dalam trading forex, Fibonacci mampu untuk mengidentifikasi tingkat support dan resistance dari sebuah tren pasangan mata uang berjalan.

Berikut skema lengkapnya tentang posisi dari setiap tingkatan Fibonacci.

0,236 -> 23,6% -> Koreksi harga

0,382 -> 38,2% -> Koreksi harga

0,500 -> 50,0% -> Koreksi harga

0,618 -> 61,8% -> Koreksi harga

0,764 -> 76,4% -> Koreksi harga

1,000 -> 100,0%

1,236 -> 123,6% -> Potensi pergerakan naik dan turun

1,382 -> 138,2% -> Potensi pergerakan naik dan turun

1,500 -> 150,0% -> Potensi pergerakan naik dan turun

1,618 -> 161,8% -> Potensi pergerakan naik dan turun

1,764 -> 176,4% -> Potensi pergerakan naik dan turun

Jika kita lihat penerapannya dalam trading, barisan Fibonacci yang paling sering digunakan mulai dari 38,2%, 50%, 61,8% bahkan terkadang 23,6% dan 76,4%. Dalam tren yang signifikan, dimana kita selalu ingin untuk trading, disana pola koreksi ada di kisaran 38,2%. Sedangkan dalam tren yang lebih lemah, koreksi ada di 61,8% atau bahkan 76,4%.

Pemain forex yang sudah berpengalaman dimana berfokus pada analisa teknikal, akan menggunakan nilai ini dalam menentukan tingkat resistansi dan support dari pergerakan harga pasangan mata uang.

pergerakan harga pasangan mata uang

Analisa Fibonacci Dalam Forex

Analisa Fibonacci nantinya dapat kita terapkan dalam trading forex menggunakan modul Fibonacci retracement dalam suatu tren berjalan.

Apa itu Fibonacci retracement? Fibonacci retracement merupakan koreksi dalam pergerakan tren berjalan pasar, dan biasanya sangat dipengaruhi oleh tingkat penawaran dan permintaan pasangan mata uang dalam transaksi forex.

Indikator ini paling populer di kalangan trader karena nilai perhitungannya yang tinggi. Walaupun beberapa kalangan masih belum bisa menerima keakuratan deret Fibonacci dalam memprediksi secara konsisten koreksi dalam sebuah tren bullish dan bearish.

Koreksi inilah yang ingin kamu simak dengan baik. Dalam sebuah tren bearish atau bullish, pasti ada koreksi sementara yang dimana secara umum tren tersebut akan terus berlangsung. Dalam koreksi inilah kamu bisa menggunakan deret Fibonacci untuk memprediksi harga di masa depan untuk melakukan aksi jual dan beli.

Selain itu, kamu tetap harus melakukan transaksi mengikuti tren yang sedang berlangsung. Kamu bisa menggunakan tren mingguan atau bahkan grafik harian. Yang penting kamu harus fokus dan mempelajari perihal instrumen Fibonacci dengan lengkap.

Dalam memulai karir trading forex kamu, ada banyak yang perlu kamu pelajari mulai dari bentuk organisasi dan strategi trading yang efektif. Setelah kamu memilih broker terbaik kemudian deposit modal ke akun forex, kamu bisa mulai belajar perihal analisa teknikal lebih lanjut untuk bisa berada satu langkah di depan pasar forex saat ini.

Seberapa efektif instrumen Fibonacci dalam trading?

Instrumen Fibonacci merupakan salah satu yang paling praktis namun efektif dimana kamu bisa menerapkan analisa teknikal untuk mengidentifikasi titik kunci dalam pembelian atau penjualan suatu pasangan mata uang. Apalagi, instrumen ini bisa membantu kamu membuat keputusan-keputusan besar dimana biasa diterapkan setelah pergerakan besar dan posisi harga sudah mulai stabil.

Instrumen ini bisa kamu terapkan saat ingin mendapatkan target harga tertentu. Misalnya saat kamu ingin mendapatkan keuntungan, atau bahkan stop loss. Lebih jauh, Fibonacci bisa memprediksi nilai lebih dari 100%, dalam rasio yang sama untuk mengidentifikasi kemungkinan tingkat support dan resistansi lanjutan.

Bagaimana cara menggunakan Fibonacci dalam trading valas? Berikut ulasannya.

Cara menggunakan Fibonacci retracement

Langkah pertama cara menggunakan Fibonacci retracement yaitu dengan menentukan arah tren yang bisa kita buat dengan menarik garis dari kiri ke kanan. Jika tren sedang bullish dan kamu melihat adanya koreksi yang mengarah untuk turun, maka kamu harus bisa melihat tingkat support dengan menggunakan bilangan Fibonacci.

Sebaliknya, jika tren aset sedang menurun atau bearish, maka koreksi yang ingin kamu pantau berupa kenaikan harga sementara dalam bentuk resistansi.

Catatan penting dalam menggunakan metodologi Fibonacci ini adalah kamu tetap tidak bisa memprediksi secara sempurna keakuratan pergerakan tren harga di masa depan. Jadi nasihat terpenting adalah dengan tetap menyimak dengan hati-hati tingkat support dan resistansi masing-masing tren.

Jika kamu pada akhirnya melihat adanya gejala support dalam bullish atau resistansi dalam bearish, kamu bisa memanfaatkan titik Fibonacci selanjutnya dalam menentukan harga.

Menentukan support dan resistansi

Support dan resistansi adalah dua titik permintaan dan penawaran pasar yang dapat mempengaruhi harga sementara suatu aset yang diperjual belikan. Support sendiri berarti penawaran semakin berkurang, namun permintaan malah bertambah. Hasilnya harga aset akan meningkat dalam jangka pendek.

Yang perlu kamu perhatikan adalah saat level support usai, maka ada potensi untuk terjadi penurunan harga sampai titik support berikutnya berhasil dicapai.

Sedangkan titik resistansi berlaku saat terlalu tingginya penawaran jual, namun permintaan malah berkurang. Hal ini mengakibatkan penurunan harga dalam jangka pendek.

Sama seperti support, sesudah melawati batas atasnya masing-masing, maka pasar akan menyeimbangkan harga kembali dan harga akan semakin naik dan turun sesuai dengan jumlah permintaan dan penawaran harga di pasar aset tersebut. Selain pastinya dari pengaruh dari tren fundamental aset terkait.

Kesimpulan

Kita sudah membahas tentang apa itu Fibonacci dan implementasinya dalam transaksi forex. Indikator ini termasuk paling mudah dipelajari dan bisa kamu terapkan langsung dalam transaksi sebagai seorang trader pemula.

Sekali lagi, Fibonacci adalah instrumen analisa teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi posisi paling tepat untuk melakukan transaksi. Posisi ini ditentukan dari rasio bilangan Fibonacci. Intinya, pasar bisa mengetahui kapan tidak seimbangnya jumlah penawaran dan permintaan di pasar, sehingga kamu bisa memanfaatkan waktu yang tepat untuk aksi jual atau beli.

Indikator ini sangat bermanfaat untuk digunakan saat tren suatu aset cukup stabil dan memanfaatkan keuntungan dari tingkat support dan resistansi harga di pasar.

Tingkat koreksi memperlihatkan prediksi level support dan resistansi saat sedang tren naik. Jika nilai tukar ada dibawah tingkat koreksi dan tren menunjukkan momentum naik, maka kamu bisa mengambil nilai Fibonacci berikutnya untuk menentukan tingkat resistansi potensial pasangan mata uang tersebut.

Saat tren jatuh, kamu malah harus mengambil keputusan sebaliknya. Yaitu setiap nilai Fibonacci menentukan tingkat koreksi yang memperlihatkan level support dimana semakin banyak trader yang membeli pasangan mata uang. Pada akhirnya melawan tren jatuh secara alami.

Saat kamu menerapkan rasio Fibonacci dan koreksi harga pasangan mata uang, ada banyak hal yang perlu kamu perhatikan lebih lanjut. Beberapa trader malah percaya jika koreksi harga bisa saja terjadi saat mendekati tingkat rasio kemudian dampak dari banyaknya order transaksi yang bisa mempengaruhi harga pasar.

Pada akhirnya, apakah para trader setuju atau tidak tentang keefektifan instrumen ini, Fibonacci tetap merupakan salah satu analisa teknikal yang paling banyak digunakan trader forex hari ini. Bahkan dalam banyak seminar pun, indikator ini selalu diajarkan karena selain mudah, juga banyak kisah sukses dari penerapannya.

Jika kamu sudah menguasai indikator ini, kamu bisa mulai belajar teknik analisa lainnya untuk dapat mengerti secara mendalam perihal forex dan meraup keuntungan yang sangat potensial dalam pasar forex.

Sumber Daya Tambahan

More To Explore

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *